
Subwoofer dirancang untuk menghasilkan frekuensi terendah dalam sistem audio, dan desainnya dapat bervariasi dalam cara menyebarkan nada bass tersebut ke dalam ruangan. Subwoofer yang menembak dari depan memancarkan gelombang suara langsung ke udara, sedangkan subwoofer yang menembak ke bawah mengarahkan getarannya ke permukaan tempat ia ditempatkan, biasanya ke lantai. Klipsch R-80SWi, subwoofer down-firing, melambangkan konsep menggetarkan lantai dengan keluaran bassnya yang bertenaga.
Sebagaimana diuraikan oleh "The Home Theater DIY", tujuan penggunaan subwoofer down-firing adalah ditempatkan dekat dengan area pendengaran, tidak diintegrasikan ke dalam konsol TV atau pusat hiburan. Hal ini karena kedekatannya dengan pendengar meningkatkan persepsi bass, dan lantai bertindak sebagai media untuk mentransfer getaran ke seluruh ruangan.
Ada pedoman ketat dalam hal penempatan subwoofer: subwoofer dengan arah bawah tidak boleh diletakkan miring, dan subwoofer dengan arah depan juga tidak boleh ditempatkan menghadap ke bawah. Menyimpang dari orientasi yang diinginkan dapat mengubah profil suara secara signifikan, sehingga menurunkan kualitas dan dampak bass.
JADI, APAKAH ADA PERBEDAAN SUARANYA?
Dalam hal suara sebenarnya yang dihasilkan, perbedaan antara subwoofer depan dan bawah sangat kecil bagi pendengar. Frekuensi bass umumnya bersifat omnidireksional, artinya telinga manusia tidak dapat dengan mudah membedakan arah datangnya frekuensi rendah tersebut. Tidak seperti tweeter atau speaker kelas menengah, yang menghasilkan gelombang suara terarah, subwoofer menghasilkan bass yang tidak terlalu terlokalisasi.
Karakteristik frekuensi bass ini berarti apakah Anda memilih subwoofer depan atau bawah, kualitas suara yang dirasakan sebagian besar akan sama. Gelombang suara pada frekuensi ini lebih banyak merasakan bass daripada mendengarnya dari arah tertentu. Meski demikian, bukan berarti penempatan subwoofernya ngawur.
Subwoofer Klipsch, misalnya, dirancang untuk menghasilkan respons yang dalam, output tinggi, dan distorsi rendah, terlepas dari apakah modelnya down-firing atau front-firing. Mereka dirancang untuk berintegrasi secara mulus ke dalam soundstage Anda dan meningkatkan pengalaman mendengarkan dengan bass yang kuat dan kaya.
Saat mempertimbangkan penempatan subwoofer, penting untuk mempertimbangkan lingkungan spesifiknya. Misalnya, di apartemen atau kondominium di mana tetangga mungkin tinggal di bawahnya, subwoofer depan akan menjadi pilihan yang lebih bijaksana. Subwoofer yang mengarah ke bawah dapat mengirimkan terlalu banyak getaran ke lantai, sehingga berpotensi mengganggu orang yang tinggal di bawahnya. Dalam kasus seperti ini, subwoofer yang menyala dari depan adalah pilihan yang lebih baik karena subwoofer ini memancarkan suara ke dalam ruangan daripada menjatuhkannya ke lantai, sehingga mengurangi kemungkinan menimbulkan ketidaknyamanan bagi tetangga dan mematuhi prinsip-prinsip kehidupan bermasyarakat.
